SYARAT PEMBUATAN PASPOR HAJI

Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara yang memuat identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara.

Paspor berisi biodata pemegangnya, yang meliputi foto pemegang paspor, tanda tangan, tempat dan tanggal kelahiran, informasi kebangsaan serta kadang-kadang juga beberapa informasi lain mengenai identifikasi individual.

Saat ini beberapa negara telah mengeluarkan apa yang disebut e-paspor atau elektronik paspor. e-paspor merupakan pengembangan dari paspor kovensional saat ini dimana pada paspor tersebut telah ditanamkan sebuah chip yang berisikan biodata pemegangnya beserta data biometrik-nya, data biometrik ini disimpan dengan maksud untuk lebih meyakinkan bahwa orang yang memegang paspor adalah benar orang yang memiliki dan berhak atas paspor tersebut.

Paspor biasanya diperlukan untuk perjalanan internasional karena harus ditunjukkan ketika memasuki perbatasan suatu negara, salah satunya untuk keperluan menunaikan ibadah haji. Berikut ini adalah syarat bagi calon jemaah haji yang akan membuat paspor :

  1. Persyaratan permohonan Paspor Biasa untuk pengajuan pertama kali terdiri atas :
  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
  2. Kartu Keluarga (KK);
  3. Akte/Surat kelahiran atau surat nikah atau ijazah atau surat keterangan Kepala Kantor Kementerian Agama di provinsi/kabupaten/kota setempat dan Direktorat Pelayanan Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang berisi identitas Jemaah haji; dan
  4. Surat rekomendasi Kepala Kantor kementerian Agama di Kabupaten/Kota setempat.

Persyaratan permohonan Paspor untuk pengajuan penggantian terdiri atas :

.         Paspor lama;

  1. Surat rekomendasi Kepala Kantor kementerian Agama di kabupaten/kota setempat; dan
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku dan Kartu Keluarga (KK) apabila terdapat perubahan.

Bagi Calon Jemaah Haji dengan status bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan karyawan swasta tidak perlu melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan.

Bagi Calon Jemaah Haji yang mengajukan permohonan penggantian paspor hilang yang telah habis masa berlakunya dikenakan persyaratan tambahan berupa surat kehilangan dari kantor Kepolisian Republik Indonesia.

Terhadap Permohonan penggantian paspor hilang yang telah habis masa berlakunya dilakukan proses pemeriksaan dalam Berita Acara Pemeriksaan, dan dapat diberikan penggantian paspor atas persetujuan Kepala Kantor Imigrasi.

foto.ureport.news.viva.co.id

Dalam hal permohonan penggantian paspor hilang yang masih berlaku, dilakukan proses pemeriksaan dalam Berita Acara Pemeriksaan dan dikirimkan kepada Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia u.p. Kepala Divisi Keimigrasian untuk mendapatkan keputusan penggantian Paspor.

 

Advertisements

PERSIAPAN HAJI UMROH LENGKAP

Persiapan Jasmani / Fisik

Periksa Perbekalan. Seorang jama’ah harus memeriksa perbekalan yang akan dibawa.
Usahakan mengutamakan barang-barang atau perbekalan yang dianggap perlu dan mendesak, seperti perbekalan medis (berupa obat-obatan yang diperlukan ketika sakitnya kambuh, misalnya obat maag, asma/sesak nafas, dan lainnya). Hindari membawa perbekalan berat yang kurang perlu agar tidak menyusahkan ketika dibawa ke bandara atau turun dari pesawat.

Ketahanan fisik. Persiapan jasmani sangat diperlukan mengingat sebagian besar dari kegiatan ibadah haji membutuhkan ketahanan fisik seperti sa’i (berjalan cepat antara Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali); thawaf (mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali) dan melempar jamrah yang membutuhkan tenaga fisik kuat karena bersentuhan dan mungkin berdesak-desakan dengan orang banyak.

General Check Up. Sebelum berangkat, seorang jama’ah hendaknya mempersiapkan kesehatan fisik dengan cara mengecek kesehatan secara menyeluruh (general check up) yang meliputi cek urine, darah, dan mungkin bantuan alat rontgen. General check-up sangat dibutuhkan agar seseorang bisa mengenali sekaligus mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Latihan Fisik. Ada baiknya seorang jama’ah berlatih berjalan cepat atau lari-lari kecil sebagai persiapan ketika dalam pelaksanaan ibadah haji di tanah suci. Baik juga fisik dilakukan di tengah terik panas matahari karena di tanah suci sangat panas di siang hari.

 

Persiapan Rohani/Mental dan Sosial

Konsultasi Keagamaan. Seorang jama’ah selayaknya mempersiapkan diri dengan seperangkat pengetahuan seputar tata cara dan tuntunan ibadah haji dengan cara belajar, baik secara mandiri maupun lebih baik dengan berkonsultasi pada seorang ustadz atau pembimbing haji yang sudah berpengalaman. Ini merupakan bekal berharga agar dia tidak berangkat ke tanah suci dengan pengetahuan yang kosong atau kurang. Seorang jama’ah juga harus mengetahui mawaqit (miqat) dan tempat-tempat khusus yang perlu diketahui jama’ah ketika berada di tanah suci selama pelaksanaan ibadah haji.

Mempelajari Manasik Haji / Umrah. Ada baiknya seorang jama’ah juga mempelajari tuntunan ibadah (manasik) Haji/Umrah, termasuk menghafal beberapa dzkiri dan doa utama yang diajarkan Rasulullah Saw. agar lebih memantapkan hati dan pikiran untuk berdzikir dan bertafakur pada kebesaran Allah Swt. dan keluhuran Rasulullah Saw.

Membersihkan diri. Yang dimaksud membersihkan diri disini adalah jiwa dan hati harus bersih, membuang segala bentuk sifat-sifat buruk seperti iri, dengki, sombong, congkak, dendam, dan lainnya. Seorang jama’ah juga harus memperbanyak istighfar memohon ampunan dosa dari Allah Swt, meminta maaf dan memberi maaf jika ada kesalahan dan dosa yang pernah diperbuatnya.

Membersihkan Harta. Setiap muslim diwajibkan mencari harta yang halal dan baik dalam seluruh aktivitas ibadahnya, termasuk ibadah haji dan umrah. Allah berfirman, “Maka makanlah yang halal dan baik dari rezeki yang diberikan Allah pada kalian, dan bersyukurlah atas nikmat-Nya jika kalian menyembah hanya pada-Nya (Q.S. An-Nahl 16:114) Seorang jama’ah harus menggunakan harta yang halal dan baik dalam melaksanakan ibadah haji atau umrah.

Mencukupkan Harta. Yang dimaksud di sini adalah seorang atau pasangan jama’ah harus meninggalkan harta yang cukup bagi keluarga yang ditinggalkan di tanah airnya. Seorang jama’ah tidak boleh menunaikan ibadah haji dengan harta yang menjadi satu-satunya sumber kekayaan dimana akan habis dengan pelaksanaan haji dan berakibat mudharat pada keluarga yang ditinggalkannya. Jadi, seorang jama’ah harus juga memiliki kelebihan harta yang bisa memberi jaminan bagi keluarga yang ditinggalkannya.

Melunasi Hutang. Dia juga harus melunasi hutang-hutangnya sebelum berangkat melaksanakan ibadah haji atau umrah. Seorang jama’ah tidak boleh melaksanakan ibadah haji bila masih tersangkut hutang pada orang lain.

 

Persiapan Administratif

Seorang jama’ah harus mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pemerintah, baik di tanah air maupun ketika berada di tanah suci. Pelaksanaan ibadah haji/umrah di tanah air diselenggarakan oleh Departemen Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Penyelenggaraan Haji.

Adapun syarat-syarat administratif seperti pengisian formulir pendaftaran, tabungan haji, pengelompokan/kloter, pembayaran BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji), dan prosedur lainnya, bisa ditanyakan pada Departemen Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Penyelenggaraan Haji yang juga mendelegasikan pada setiap kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota yang mewilayahi daerah domisili jama’ah haji/umrah.

Setiap jama’ah bisa bertanya dan berkonsultasi langsung ke kantor Departemen Agama masing-masing yang dianggap paling dekat dari tempat domisilinya.

DAFTAR HAJI SEKARANG BERANGKAT SECEPATNYA KAPAN ?

Kepala Bidang Haji dan Umrah, Departemen Agama Kabupaten Pinrang, Munta, mengatakan daftar tunggu haji untuk Kabupaten Pinrang sudah mencapai 7.000 orang. Hal itu diungkapkan Munta saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (20/8/2013).

Munta mengatakan, jika seorang calon jemaah haji mendaftar hari ini untuk berangkat ke Tanah Suci melalui jalur reguler, maka ia baru berangkat sekitar 20 tahun mendatang. “Jika kita menghitung jumlah kuota sekarang ini yaitu 285, maka yang mendaftar hari ini baru bisa berhaji 20 tahun kemudian,” jelas Munta.

Tahun ini, Kabupaten Pinrang akan memberangkatkan 285 calon jemaah haji. Sebanyak 285 calon jemaah haji tersebut akan bergabung dengan kloter 14 embarkasi Makassar.

“Insya Allah mereka berangkat 22 September mendatang. Bergabung dengan kloter 14 embarkasi Makassar, rencananya baru berangkat ke Jeddah keesokan harinya,” jelas Munta.

Warga yang berminat berangkat haji, cukup menyetor dana Rp 25 juta sebagai setoran awal, tetapi diperkirakan baru bisa berangkat 20 tahun kemudian. 

TIPS MEMBELI OLEH OLEH HAJI

Sudah menjadi kebiasaan orang Indonesia, setiap kali ada kerabat atau tetangga yang pulang dari tanah suci , selalu ditengok untuk sekadar mengucapkan selamat datang maupun hanya mau mendengarkan kisah perjalanan dan pengalaman selama di Tanah Suci. Tak sedikit pula yang menanyakan oleh-oleh dari Makkah. Kira-kira, apa saja ya oleh-oleh haji yang biasa dibawa pulang para jamaah haji? di bawah ini kami akan sahraing beberapa oleh-oleh haji yang paling sering di jadikan oleh-oleh haji oleh jemaah haji indonesia.

Air Zam-Zam

Oleh-oleh haji yang paling dinantikan adalah air Zamzam dari mata air di Bukit Marwah. Sebab diyakini, air ini sangat sehat walau dalam kondisi mentah dan memiliki aneka khasiat bagi tubuh. Benar, air Zamzam mengandung kadar flouride tinggi sehingga baik untuk kesehatan gigi dan aman dikonsumsi langsung karena flouride mampu membunuh mikroorganisme jahat. Oleh-oleh khas lainnya adalah kurma, kacang, cokelat, kismis, manisan buah tin, tasbih, sajadah, Al’Quran, parfum, pacar henna, minyak zaitun, ramuan herbal othem, aneka souvenir khas Arab Saudi bergambar Ka’bah, cucing atau gelas air Zamzam, peci, kopiah, biskuit khas isi kurma, hati unta, kurma hijau, madu, rumput fatima, mukena, pasmina, jilbab, perhiasan emas, perlengkapan wanita (lipstik hare, krim, minyak rambut, sabun zaitun, celak mata) dan kaligrafi.

Kurma
oleh-oleh haji yang kedua yang paling di nanti tidak lain dan tidak bukan yaitu kurma Kurma sendiri ada bermacam-macam jenisnya. Mulai dari kurma jomara, ambar dari Madina yang berkualitas super, ajwa yang paling mahal karena mutu dan ukurannya, jabari, tangkai, lulu yang bulat dan berwarna coklat muda, sayer, khudori, sampai salabi. Kacang khas Arab Saudi adalah kacang Kacang Pistachio yang gurih dan renyah dengan warna hijau kekuningan serta kacang Arab bulat tanpa kulit. Madu yang terkenal adalah Madu Kashmir yang berasal dari Hadramout, Ma’jun Syifa dan madu Al Barokah.
Lokasi membeli oleh-oleh Haji
Lokasi untuk membeli perhiasan ada di dekat pemakaman Baqi, Madinah. Pembandingan harga dapat dilakukan di toko perhiasan yang banyak berjejer di belakang masjid Nabawi di bawah hotel Taiba.

Jika akan membeli kurma, di Pasar Kurma Madinah Dantes Market di sebelah selatan masjid Nabawi. Sajadah dan karpet ada di bawah Hotel Taiba, Madinah. Kebutuhan lainnya (baju gamis,baju Abaya, Uqal, Sorban, peci haji, tasbih, dll bisa diperoleh di pertokoan di sekitar Hotel Rawdah Madinah. Bagi yang suka parfum, Jeddahlah surga untuk berbelanja parfum. Toko yang paling komplit dan murah di sana adalah Toko Ali Murah & Amir Perfumes.

Kini mencari oleh-oleh haji, tidak perlu harus belanja di Arab Saudi. Sebab berbelanja di Tanah Suci selain menyita waktu untuk ibadah, juga sangat melelahakan, harus memikirkan biaya pengiriman, terkena denda karena over bagasi, resiko paket yang dikirim tidak sampai, dan resiko tertipu harga karena kendala bahasa saat menawar.

Di tanah air juga ada lokasi untuk oleh-oleh haji tempatnya di Jakarta pusat , tepatnya di Pasar Tanah Abang telah ada sentra penjualan aneka macam produk yang biasa dibawa jamaah haji dari Tanah Suci. Apa pun jenis produk Timur Tengah itu, dapat ditemukan di pasar yang berlokasi di Jalan KH Mas Mansyur ini. Toko mulai buka setiap hari pukul 09.00 hingga 17.00. Bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun taksi. Barang-barang tersebut diimpor resmi oleh eksportir.

Semua harga barang masih bisa ditawar, pedagang menjamin harga barang tidak berbeda dengan harga di Arab Saudi, seperti di Jeddah, Medinah atau Mekkah. Bahkan kini juga mulai ada penjualan oleh-oleh khas haji yang diimpor langsung dari Arab saudi secara online. Barang-barang khas Arab Saudi juga bisa ditemukan di Pasar Ikan jalan Kereta Api Medan. Kebanyakan warga yang naik haji membeli oleh-oleh khas Arab Saudi seperti ceret kuningan, buah kurma, pakaian muslim bahkan air Zamzam pada pedagang di pasar ini.

Toko online yang menjual oleh-oleh haji bisa Anda telusuri dengan cara yang amat mudah. Masuk saja ke situs google.co.id. lantas, masukkan kata-kata kunci “oleh-oleh haji”/ Wuzz… berderet-deret toko online yang menjual oleh-oleh haji bakal terpapar di depan mata Anda.

dan masih banyak lagi.

Tapi hati-hati lho kalau membeli air Zam-zam di tanah air. Bukan memperoleh kasiat, bisa jadi Anda dan kerabat yang memperoleh oleh-oleh jadi sakit perut. Mengapa? Ya, sebab diduga saat ini ada saja yang bertindak jahat dengan memalsukan air Zam-zam. Asal Anda tahu, air Zam-zam sendiri sudah tidak boleh diekspor. demikianlah beberapa informasi mengenai oleh-oleh haji semoga bermanfaat ..

BACK LINK GAIB

backlink gaib Backlink Gaib adalah sebuah istilah yang disebutkan di sebuah blog bisnis dengan judul Backlink Gaib kiat sukses bisnis online saya .Istilah ini yang semula beredar di kalangan murid Sekolah.in,namun sejak pak Kepseknya mengadakan kontes SEO dengan anchor textnya Backlink Gaib, maka semakin ramailah istilah ini di dunia maya.

Backlink Gaib ini mulai membahana di dunia maya khususnya para pebisnis online, salah satu penunjang kesuksesan pebisnis online adalah bertenggernya keyword atau kata kunci di halaman pertama di search engine dan yang paling berpengaruh adalah google, search engine terbesar di dunia maya.salah satu cara agar bisa berada di posisi halaman pertama adalah banyaknya backlink yang mengarah ke website kita.Untuk itu banyak teknik dan tips agar bisa bertengger di halaman pertama tersebut,namun terkadang walupun posisi sebuah website berada di halaman pertama,tetap saja keuntungan yang diraih belum maksimal. Nah untuk urusan inilah perlunya sentuhan sebuah backlink gaib

Selanjutnya apakah yang dimaksud backlink gaib tersebut?,

Backlink Gaib pada dasarnya adalah usaha menyerahkan segala urusan kepada Sang Khalik sebagai tanda kelemahan hamba yang memang tak memiliki daya dan upaya.Sedekah merupakan salah satu unsur Backlink Gaib yang paling ringan sekaligus paling berat .Mengapa ringan ? karena senyumpun ke sesama adalah sedekah,namun sekaligus berat karena kadang banyak alasan yang menggagalkannya  apalagi kalau dalam jumlah yang besar.Namun yang terberat adalah unsur ke ikhlasan di dalamnya yang tidak sedikit orang gagal dalam meraihnya.

Sebenarnya Backlink Gaib yang dikenal di sekolah.in,bukan hanya sedekah saja,namun ada beberapa cara lagi yang bisa dilakukan dalam rangka memberikan backlink gaib bagi usaha online kita.Diantaranya adalah shalat Tahajjud dan Sholat Dhuha dimana sudah tidak diragukan lagi keshahihan ayat dan hadistnya untuk memperlancar segala urusan dan juga solusi kehidupan dunia akhirat.Satu lagi adalah membaca Alqur’an setiap hari ,banyak yang menyarankan untuk membaca selalu surah-surah yang memberikan kemudahan hidup,misalnya Alwaqiah,Arrahman,Al Mulk. Dsb..intinya jangan lepas lah dari Alqur’an,paling tidak membaca 2 halaman sehari dah cukup memperkuat backlink gaib anda.

Backlink Gaib alias sedekah ini terbukti ampuh dalam hasilnya,walaupun kadar ikhlas di dalamnya kurang hasilnya tetap menakjubkan,sudah banyak bukti dan testimoni yang bertebaran di dunia maya akan keampuhan sedekah ini.

Mari Semarakkan Backlink Gaib Ini